6 Tips Memulai Usaha Angkutan Travel Agar Sukses

Travel merupakan jasa antar jemput penumpang antar kota maupun provinsi. Dengan travel kebanyakan orang menggunakan mobil TAXI atau angkutan umum atau ada juga perusahaan travel yang menggunakan mobil pribadi yang digunakan sebagai sarana mengangkut penumpang. Cara seperti ini biasanya dilakukan supaya usaha angkutan travel beda dari yang lainnya.

Dengan semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan transportasi yang nyaman dan aman untuk bepergian keluar kota, ini menjadi peluang yang sangat besar bagi pebisnis travel antar kota atau antar provinsi untuk membuka jalur-jalur travel sehingga bisa melayani sampai ke pelosok daerah.

Hanya saja dengan tingginya persaingan baik antar perusahaan travel dan dengan perusahaan transportasi lain, kadang tidak selamanya peluang usaha travel ini semulus yang Anda bayangkan. Tak sedikit pelaku usaha travel yang terpaksa gulung tikar hanya karena pemasaran yang tidak sukses sehingga pemesanan kursi tak mencapai target keuntungan.

Tantangan terberat tentu saja pesaing yang juga membuat bisnis yang sama dan berada dalam satu pasar pelanggan yang sama pula, namun tantangan lain juga bisa berupa kondisi jalan yang belum terlalu mulus, kebijakan pemerintah dan upgrade kendaraan. Untuk itu, diperlukan strategi persaingan yang optimal agar usaha travel tetap bisa survive.

Jika Anda memiliki jiwa pengusaha dan ingin membuka usaha angkutan travel! Tulisan ini cocok sekali untuk Anda. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar bisnis tersebut menuai kesuksesan.
Ilustrasi bisnis angkutan travel, sumber: blogvendr.blogspot.com

Untuk Anda yang tidak mau repot dengan jasa angkutan travel atau jenis angkutan umum lainnya, bisa menggunakan jasa layanan sewa elf jakarta. Selain Anda bisa mengemudinya sendiri, Anda juga mendapatkan kenyamanan serta efisiensi waktu perjalan, sebab bisa memilih rute sendiri dan tidak ada penumpang yang perlu diturunkan atau dinaikkan.

Tips Memulai Usaha Angkutan Travel

Bagi beberapa orang, pilihan untuk menggunakan jasa travel jauh lebih menarik ketimbang menggunakan transportasi umum lain seperti bis atau kereta. Karena biasanya travel bisa memberi pelayanan yang lebih personal sampai adanya jasa tambahan untuk pengantaran dan penjemputan penumpang secara langsung. Banyak orang melihat jasa tambahan ini memberi kenyamanan tambahan bagi penumpang.

Baca juga: Rekomendasi perusahaan kontraktor di Jogja! Patut Anda ketahui

1. Kendaraan yang Nyaman dan Selamat

Coba bayangkan saat Anda keluar kota menggunakan kendaaraan Toyota Avanza dibandingkan dengan Toyota Innova Reborn atau Fortuner. Mana yang akan Anda pilih? Tentu Anda akan memilih yang nyaman diantara merek-merek mobil tersebut. Sedangkan faktor harga terkadang itu urusan belakangan. Sebab kenyamanan menjadi faktor yang tidak ternilai harganya. Maka semakin tinggi tingkat kenyaman dalam berkendara maka semakin percaya pelanggan memilih travel yang Anda miliki.

Kenyamanan biasanya berbanding lurus dengan keselamatan. Kendaraan baru, jika dibawa secara ugal-ugalan dan tidak memperhatikan kesalamatan berkendara tentu akan merusak nama baik dari usaha angkutan travel yang Anda jalankan. Memperhatikan tingkat kecepatan, kondisi lawan dan jalan juga akan meningkatkan aspek keselamatan.

Kenyamanan biasanya berbanding lurus dengan keselamatan.
Ilustrasi kendaraan yang aman dan nyaman, sumber: m.solopos.com

2. Sopir yang Profesional

Pada point pertama telah kita bahas sedikit tentang keselamatan. Kesalamatan ini bisa diperoleh dengan maksimal saat bisnis travel memiliki driver atau sopir yang memiliki sikap profesionalitas tinggi. Kenapa kami menggunakan kata profesionalitas yang tinggi disini?

Karena ini adalah cakupan yang sangat luas dan dihasilkan dari berbagai macam sifat yang mulia diantaranya kesabaran, semangat melayani, pekerja keras, jujur dan rendah hati. Dalam melayani pelanggan sopir tidak boleh berkata kasar dan harus mengerti dengan kebutuhan pelanggan travel. Penumpang itu berbagai ragam sifat dan tingkah lakunya.

Baca juga: Pantai krakal Jogjakarta, surga pantai Indonesia

Misalnya ada penumpang yang suka merokok, maka sopir harus konsisten melarang dengan cara yang santun untuk tidak merokok. Jika sopir yang merokok, maka dia harus sabar untuk tidak merokok dalam perjalanan dan apalagi di dalam mobil travel, karena ini akan mengganggu penumpang yang tidak merokok dan tidak suka berada dalam lingkungan asap rokok.

3. Tepat Waktu

Menunda-nunda waktu keberangkatan atau karena harus menunggu penumpang lain ini akan berakibat berkurangnya kepercayaan pelanggan. Terkadang mereka membutuhkan waktu yang pas, misalnya saat datang ke kota lain diperkirakan jam 06.00 di pagi hari. Dan nanti akan ada acara atau kegiatan yang harus dihadiri pada jam 09.00 pagi maka ketepatan waktu sangat dibutuhkan oleh penumpang.

Untuk layanan on time jauh-jauh hari sebelum berangkat ada baiknya operator atau customer service dari travel mengingatkan penumpang untuk berangkat pada jam yang telah ditetapkan.
Ilustrasi on time, sumber: icon-library.com

Untuk itu jauh-jauh hari sebelum berangkat ada baiknya operator atau customer service dari travel mengingatkan penumpang untuk berangkat pada jam yang telah ditetapkan. Atau jika penumpang dijemput maka waktu penjemputan harus menyesusikan dengan jam keberangkatan.

4. Dukungan Teknologi dan Pemasaran

Teknologi tidak bisa lagi di pandang sebelah mata, sudah waktunya bisnis travel antar kota memiliki website sendiri, kemudian juga memiliki skill pemasaran tidak hanya secara offline namun juga online. Media sosial seperti facebook, instagram sangat potensial untuk menjadi tempat pemasaran sehingga bisa meningkatkan penumpang yang memilih travel sahabat. 

Baca juga: 5 rekomendasi tukang taman Bantul berpengalaman

Jika Anda ingin memulai bisnis angkutan travel, mungkin ada baiknya jika sejak awal memikirkan untuk memiliki website khusus pemasaran dan menarik konsumen. Anda tidak perlu khawatir untuk memikirkan pengelolaan dan optimasi dari website perusahaan travel Anda, sebab sekarang sudah banyak sekali penyedia jasa seo (search engine optimizatian) yang bisa Anda gunakan.

5. Responsif terhadap Pelanggan

Responsif terhadap pelanggan maksudnya memberikan tindakan yang cepat terhadap kemauan dari pelanggan. Pada point sebelumnya telah disebutkan dukungan teknologi dan pemasaran di medsos adalah bagian dari usaha melakukan tindakan yang cepat bagi kebutuhan pelanggan.

Responsif terhadap pelanggan maksudnya memberikan tindakan yang cepat terhadap kemauan dari pelanggan.
Ilustrasi responsif, sumber: gravcode.com

Seringkali pelanggan mengeluhkan AC yang kurang dingin, sopir yang ugal-ugalan atau bahkan mengantuk, layanan yang kurang ramah. Ini semua harus segera di tindaklanjuti karena jika dibiarkan tanpa respon akan berakibat negatif terhadap kesuksesan bisnis travel Anda.

6. Tempat Singgah dan Pool yang Bersih

Ini juga sangat penting, terkadang sopir travel singgah di tempat-tempat yang kurang representatif sehingga menyebabkan penumpang tidak bisa mendapatkan layanan yang maksimal. Misalnya toilet yang sangat kotor, tempat minum atau ngopi yang tidak nyaman. Memilih tempat singgah yang bersih dan nyaman bisa menjadi salah satu kunci sukses dari bisnis travel antar kota.

Memulai usaha travel yang sukses bukanlah hal mudah untuk dilakukan, selain persaingan yang tinggi Anda juga harus bisa sensitif melihat perubahan kebutuhan dan keinginan konsumen. Sehingga dengan itu bisnis angkutan travel Anda menjadi perusahaan yang diminati banyak pengguna. Tips diatas mungkin bisa juga untuk Anda coba atau dievaluasi pada bisnis Anda.